admin November 17, 2017

Apakah Anda sedang dalam kondisi memiliki sejumlah hutang? Jika ya, apakah Anda sering susah tidur atau tidak enak makan dikarenakan terus memikirkan cara melunasi hutang tersebut? Ya, tanggungan hutang memang bisa menimbulkan berbagai masalah psikologis hingga psikis, terlebih jika hutang yang diambil memiliki jumlah yang sangat besar. Nah, jika Anda memang memiliki niat untuk melunasinya, ada beberapa cara untuk mengatasi situasi ketika tengah terlilit hutang seperti di bawah ini.

 

  • Serius untuk Melunasi Hutang

 

Ya, niat dan keseriusan untuk melunasi hutang merupakan langkah paling dasar. Dengan keseriusan dan keinginan untuk terbebas dari hutang, maka Anda akan bisa menghadapi segala situasi sulit apapun untuk bisa mengumpulkan uang demi melunasi hutang tersebut. Apabila Anda tidak serius, maka usaha Anda akan sia-sia saja. Anda hanya akan menghabiskan waktu dan tenaga mengumpulkan uang tanpa ada target akhir.

 

  • Menyadari Resiko Mengambil Hutang

 

Sebelum Anda mengambil hutang, tentu saja Anda sadar akan resiko yang akan ditanggung di kemudian hari. Anda harus tahu apa yang akan terjadi jika Anda tidak dapat melunasinya sesuai dengan jatuh tempo. Pada situasi yang terburuk, Anda mungkin akan dikejar-kejar oleh debt collector atau pihak bank untuk melunasi hutang Anda. Atau, aset berharga Anda seperti kendaraan pribadi hingga rumah yang Anda tinggal bisa saja diambil alih untuk mengganti biaya pinjaman Anda tersebut. Dengan mengetahui resiko-resiko ini, Anda tentunya akan merasa lebih bertanggung jawab dan lebih serius untuk melunasinya dikemudian hari.

 

  • Menekan Pengeluaran

 

Berhutang membuat Anda seharusnya hidup dalam kondisi prihatin.Anda sedang dalam kondisi mengumpulkan uang untuk melunasinya, bukan? Oleh karena itu, Anda perlu hidup sederhana dan menekan segala jenis pengeluaran yang sekiranya bisa diminimalisir, terutama untuk hal-hal yang tidak perlu. Sebagai contoh, sebaiknya Anda masak dan makan di rumah kemudian membungkusnya untuk dibawa sebagai bekal dibandingkan harus makan di luar. Daripada harus membeli air mineral, lebih baik Anda membawa botol minum yang bisa diisi ulang ketika bepergian. Selain itu, Anda perlu menahan diri terlebih dahulu untuk bepergian dalam rangka hiburan yang menghabiskan banyak biaya. Setelah hutang Anda lunas, Anda pasti akan merasa lebih tenang untuk pergi piknik, bukan?

 

  • Berhenti untuk Menggunakan Kartu Kredit

 

Kartu kredit bisa menjadi sumber hutang yang baru. Selama kartu kredit masih aktif, maka Anda akan terus dibebani biaya yang harus dilunasi setiap bulannya. Bukannya menambah tabungan Anda, kartu kredit justru menguranginya. Hindari situasi ini dengan menon-aktifkan kartu kredit Anda sementara waktu hingga hutang Anda terlunasi. Namun, Anda perlu berhati-hati ketika hendak menonaktifkannya karena hal ini bisa memengaruhi skor kreditnya. Jika Anda merasa sayang, maka Anda mungkin bisa untuk sementara waktu berhenti menggunakannya bukan membatalkannya. Simpan kartu kredit Anda di rumah di tempat tersembunyi agar Anda tidak punya kesempatan untuk menggunakannya.

 

  • Mencoba Mencari Penghasilan Tambahan

 

Akan lebih baik apabila Anda memiliki penghasilan tambahan untuk menambah saldo pelunasan hutang, bukan? Jika saat ini Anda masih berkutat pada satu pekerjaan, mungkin Anda bisa mencari pekerjaan sampingan yang tidak akan mengganggu aktifitas pekerjaan utama Anda. Carilah pekerjaan yang halal dan tidak menyita banyak waktu. Sebagai contoh, Anda mungkin bisa memulai dengan berjualan pulsa tronik yang bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun. Atau, Anda bisa memilih untuk bekerja secara online untuk menjadi reseller barang yang bisa dilakukan setelah pulang kerja dan diakhir pekan. Walaupun keuntungan yang didapatkan tidaklah banyak, namun setidaknya pemasukan tersebut bisa sedikit mengurangi beban Anda.

 

  • Ajak Keluarga Anda untuk Berpartisipasi

 

Apabila Anda merupakan pasangan suami istri dan sudah memiliki anak, maka ajak mereka untuk berpartisipasi dalam perjuangan Anda. Merekalah yang berada paling dekat dengan Anda dan paham mengenai situasi Anda.Anda bisa mengajak istri/suami Anda untuk sama-sama mencari penghasilan tambahan. Anda juga bisa mengajak anak Anda untuk meminimalisir pengeluaran dengan cara yang sesuai. Namun, jangan sampai keinginan untuk berhemat membuat Anda mengabaikan kebutuhan dasarnya. Jika dilakukan bersama-sama, maka hutang Anda akan lebih cepat lunas, bukan?

 

  • Menegosiasikan Hutang

 

Apakah Anda tahu bahwa beberapa kreditor bersedia menegosiasikan kondisi hutang Anda? Apabila Anda menjelaskan situasi Anda dengan jujur, maka kemungkinan besar pihak bank atau kreditor akan memberikan beberapa program keringanan. Contoh keringanan yang diberikan bisa berupa perpanjangan tenor pembayaran, pengurangan cicilan bunga, maupun gabungan keduanya.Cobalah untuk menemui bagian pelayanan untuk menanyakan kesempatan ini.

 

  • Mencari Pinjaman Sementara untuk Menutupi Hutang

 

Bisa dikatakan bahwa cara ini lebih dikenal dengan sebutan gali lubang tutup lubang. Walaupun terkadang beresiko, namun cara ini terbilang efektif untuk menutupi hutang yang sudah lewat batas tempo dan tidak bisa dinegosiasikan kembali. Ada berbagai sumber pinjaman sementara yang bisa Anda pilih, salah satunya adalah pinjaman online seperti Dokter Rupiah. Apabila Anda memenuhi persyaratan, maka Anda bisa mendapatkan pinjaman uang dalam waktu kurang dari 24 jam. Hanya dengan modal PC atau handphone, pinjaman uang online tersebut akan segera ditransfer ke rekening Anda. Satu hal yang perlu dipastikan bahwa jumlah pinjaman tersebut tidak lebih besar dari hutang Anda saat ini agar Anda tidak keberatan ketika hendak membayarnya dikemudian hari.

 

  • Menenangkan Pikiran

 

Hutang bisa menguras pikiran dan tenaga. Namun, jangan sampai situasi ini membuat Anda sampai ambruk. Jika Anda benar-benar sudah merasa stress untuk melunasi hutang, ambillah waktu sejenak untuk menenangkan pikiran. Anda bisa bepergian ke tempat yang sejuk dan nyaman untuk menghirup udara segar. Atau, Anda bisa menghabiskan waktu memainkan hobi Anda seperti bermain sepak bola atau menonton film. Namun, pastikan bahwa kegiatan ini tidak akan menguras kantong Anda. Apabila pikiran Anda sudah tenang, maka Anda bisa kembali berjuang kembali untuk melunasi hutang Anda.

 

  • Belajar dari Pengalaman

 

Setelah lunas dari satu hutang, pastikan bahwa Anda sebaiknya menghindari untuk mengambil hutang yang baru. Bukankah Anda tidak ingin terus terbayangi oleh waktu jatuh tempo dan dikejar-kejar oleh debt collector, bukan? Jika Anda memang sedang dalam keadaan terdesak, cobalah terlebih dahulu untuk berhutang kepada keluarga atau teman terdekat yang bersedia meminjamkan uang tanpa disertai bunga. Beberapa dari mereka mungkin dengan berbaik hati tidak memberikan Anda jangka waktu pengembalian, bahkan memberikannya secara cuma-cumajika memang jumlahnya tidak terlalu besar.

Anda tentunya tidak ingin terus hidup dengan terlilit hutang, bukan? Memang mungkin akan muncul banyak sekali kendala untuk melunasi hutang dengan cepat. Akan tetapi, jika Anda memang memiliki niat untuk bebas dari hutang, maka menerapkan cara-cara tersebut di atas dalam kehidupan Anda sehari-hari bisa menjadi cara yang efektif.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*