admin January 27, 2018

Sekarang ini, mudah sekali tampaknya setiap orang terserang penyakit. Tak cuma anak-anak. Tapi orang dewasa juga. Untuk itu, sebaiknya mereka mengonsumsi antibiotik. Ada macam-macam antibiotik yang bagus untuk kesehatan. Namun, meski begitu, Anda harus cermat dalam memilihnya. Salah-salah, Anda malah bisa mengalami efek sampingnya.

Jenis Antibiotik

Antibiotik adalah sejenis obat yang diciptakan dengan tujuan untuk membantu menyembuhkan berbagai macam infeksi mulai dari stadium rendah hingga stadium tinggi sekalipun. Ada banyak jenis antibiotik yang ada di dunia ini seperti Penisilin yang biasanya digunakan untuk mengobati jenis infeksi yang disebabkan oleh bakteri.

Selain itu, ada juga Sefalosforin yang merupakan antibiotik betalakram. Antibiotik yang satu ini terbukti efektif menghambat reaksi ada transpeptidase pada rangkaian reaksi proses pembentukan dinding sel. Singkatnya, antibiotik yang satu ini bisa mengobati beragam jenis infeksi berat atau infeksi yang tak bisa disembuhkan oleh antimikroba biasa.

Lalu, ada juga Aminoglikosida. Jenis antibiotik yang satu ini mampu menghambat pertumbuhan protein bakteri yang menyerang tubuh Anda. Penggunaannya biasanya dipadukan dengan Penisilin atau Sefalosforin. Ada juga Makrolida. Jenis antibiotik yang satu ini bekerja untuk mencegah biosintesis pada bakteri.

Jangan lupakan pula Sulfonamid yang biasanya digunakan untuk pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang memiliki sifat amfoter atau mampu membentuk garam baik dalam tubuh. Ada juga Fluoquinolones. Antibiotik yang satu ini biasanya digunakan untuk terapi saluran pernapasan dan saluran kencing yang akan langsung mematikan DNA bakteri.

Efek Samping Penggunaan Antibiotik

Meski menggunakan antibiotik baik untuk tubuh, tapi ada yang harus Anda ingat. Setiap obat memiliki efek samping. Begitu juga dengan antibiotik. Efek samping ini biasanya ditunjukkan oleh orang yang alergi terhadap antibiotik tersebut. Misalnya saja pada antibiotik Penisilin.

Bagi orang yang alergi, penggunaannya bisa menyebabkan anafilaksis atau kenaikan kerentanan suatu organismes terhadap injeksi protein susulan. Selain itu, bisa juga menyebabkan demam, mual, muntah, dermatitis, angiodema, dan kolitis pseudomembarnosus.

Lalu pada Sefalosforin. Antibiotik yang satu ini bisa menyebabkan ruam, diare, kram perut hingga demam bagi yang alergi terhadapnya. Sedangkan pada Aminoglikosida, efek sampingnya bisa menyebabkan infeksi ringan seperti ruam, eosinofilia, demam, diskarasia darah, angiodema, dermatitis, stomatitis hingga syok.

Sedangkan pada antibiotik Makrolida, efek samping yang dapat ditimbulkan adalah gangguan pada lambung dan pencernaan. Lalu, pada Sulfonamid efek sampingnya bahkan bisa membuat Anda gagal ginjal. Oleh karena itu, antibiotik yang satu ini dilarang diberikan pada wanita hamil dan menyusui serta bayi dengan usia kurang dari 6 bulan.

Ingin sehat tapi tak ingin menggunakan macam-macam antibiotik karena takut dengan efek sampingnya? Bisa, kok! Paling penting adalah kebersihan. Mandi dan cuci tanganlah selalu menggunakan sabun antibakteri yang terpercaya seperti Lifeboy. Lifeboy adalah sabun yang higienis yang mampu membunuh kuman dari tangan dan tubuh Anda dengan cepat.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*