Janjikan Layanan Bertaraf Internasional, JEC Bangun RS Mata di Makassar

JEC Eye Hospitals & Clinics, umumkan pembangunan cabang rumah sakit mata terbarunya, RS Mata JEC-Orbita di Makassar. Peletakan batu pertama dalam proses konstruksi itu dilakukan di Jl. Masjid Raya No. 75, Timungan Lompoa, Bontoala, Kota Makassar, pada 4 Desember 2021.

Direktur Utama JEC-Orbita @ Makassar Habibah S. Muhiddin mengatakan rumah sakit ini disiapkan menjadi sentra kesehatan mata dengan dukungan teknologi paling mutakhir di Sulawesi Selatan, dan hub strategis untuk kawasan Indonesia bagian timur. “Misi kami untuk memperbaiki penglihatan dan kualitas hidup masyarakat melalui mata,” katanya dalam konferensi pers virtual pada 4 Desember 2021.

Habibah mengatakan timnya menghadirkan pusat kesehatan mata berkonsep one stop service; khususnya bagi masyarakat Makassar dan umumnya bagi masyarakat di wilayah Indonesia bagian timur. Dengan konsep ini, seluruh pasien yang mengalami gangguan mata bisa mendapatkan layanan penanganan terintegrasi di satu tempat, tanpa perlu rujukan ke institusi kesehatan lain.

Rumah sakit khusus mata ini juga terbuka untuk memberikan pengajaran kepada para mahasiswa kedokteran untuk belajar. Tidak hanya itu, rumah sakit ini juga rencananya akan mengembangkan bank mata. “Jumlah kasus petani yang korneanya rusak saat bekerja karena terkena tanah semakin banyak. Dengan bank mata, kami bisa membantu siapkan kornea untuk kasus seperti ini,” kata Habibah.

Rencananya, infrastruktur RS Mata JEC-Orbita Makassar akan berupa gedung 10 lantai dan satu semi-basement (dengan keseluruhan luas bangunan 8.600 persegi) dan berdiri di atas areal berluas 1.462 meter persegi. Cabang rumah sakit mata kelima dari JEC Eye Hospitals & Clinics ini akan siap beroperasi pada 2023, dengan target kunjungan sejumlah 50.000 pasien pada tahun pertama pembukaan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Makassar Atik Kurnia Sabarati menyambut positif dan mendukung pembangunan RS Mata JEC-Orbita @ Makassar. Atik mengatakan dengan adanya JEC-Orbita di makasar, rumah sakit khusus mata di Makassar akan menjadi 2 buah. “Kebutuhan layanan mata sangat meningkat, 1 RS mata yang ada menjadi sangat padat, apalagi parkirnya,” kata Atik.

Dengan jumlah dokter spesialis mata di Sulawesi Selatan yang tergolong kelima terbanyak di Indonesia, ia optimis bahwa Makassar mampu menjadi hub penanganan kesehatan mata terdepan untuk wilayah Indonesia bagian timur,

Laporan InfoDATIN, Kementerian Kesehatan: “Situasi Gangguan Penglihatan” yang terbit pada 2018, memperlihatkan bahwa Sulawesi Selatan memiliki jumlah sumber daya manusia yang cukup besar, yakni 145 dokter spesialis mata. Jumlah ini berada di urutan kelima, terbanyak kelima setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur (403 dokter), Jawa Barat (304 dokter), Jawa Tengah (202 dokter).

Sementara, dari sisi situasi kesehatan mata, prevalensi kebutaan pada penduduk usia 50 tahun ke atas di Sulawesi Selatan mencapai 2,6 persen (hanya sedikit di bawah rata-rata nasional 3,0 persen). Selain itu, khusus kebutaan akibat katarak, prevalensi di Sulawesi Selatan sebesar 1,8 persen (dengan rata-rata nasional 1,9 persen). Hadirnya sentra kesehatan mata yang berkualitas menjadi kunci penanganan.

Co-Founder JEC sekaligus Komisaris Utama JEC Korporat (PT Nitrasanatha Dharma) Darwan M. Purba mengatakan sejak berdiri pada 1984, JEC Eye Hospitals and Clinics terus berupaya untuk mendukung optimalisasi penglihatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia. “Groundbreaking RS Mata JEC-Orbita ini menegaskan langkah nyata kami untuk semakin dekat dengan visi tersebut,” katanya.

Darwan bercerita bahwa sebenarnya niat untuk membangun rumah sakit di Makassar sudah ada sejak 6 tahun lalu. Namun berbagai tantangan dan halangan selalu menghantui. Salah satunya soal memilih daerah untuk penempatan rumah sakit. “Kenapa kami merasa penting (membangun rumah sakit mata) di Makassar? Karena Makassar itu pusat kegiatan ekonomi sosial masyarakat untuk Indonesia Timur. Daerah ini sudah tidak ubahnya dengan Jakarta. Semakin banyak pencakar langit dibangun di Makassar,” katanya.

Darwan pun mengingatkan bahwa membangun gedung pencakar langit itu hanya akan sia sia bila tidak didukung oleh sumber daya yang terampil, terlatih dan berdedikasi serta profesional. “Mengikuti pendiri Disneyland, ‘Membangun gedung kayak istana itu, banyak orang bisa. Tapi suksesnya Disneyland itu tergantung SDM mereka,” kata Darwan.

Harapan Darwan, masyarakat Makassar dan Sulawesi Selatan, bahkan mereka yang berada di wilayah Nusantara bagian timur, akan semakin peduli dan sadar untuk memeriksakan kesehatan matanya dengan mudah. “Tanpa perlu ke luar pulau apalagi ke luar negeri,” kata Darwan M. Purba.

Saat ini, secara keseluruhan JEC Eye Hospitals and Clinics telah memiliki 13 cabang yang tersebar di berbagai kota. RS Mata JEC-Orbita @ Makassar akan menjadi rumah sakit mata kelima naungan JEC Eye Hospitals & Clinics.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.