Inilah Jenis Masker yang Direkomendasikan untuk Mencegah Varian Omicron

Kasus varian Omicron yang ditemukan di Afrika Selatan November 2021 telah masuk ke Indonesia. Seperti yang diketahui, selain vaksin untuk mencegah terinfeksi Covid-19, perlu juga menggunakan masker serta menjaga kebersihan diri.

The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyatakan varian Omicron kemungkinan akan menyebar lebih mudah daripada virus SARS-CoV-2 asli. Namun seberapa mudah Omicron menyebar dibandingkan dengan varian Delta masih belum diketahui.

Lalu masker seperti apa yang baik untuk mencegah varian Omicron? Berikut rekomendasi masker yang baik untuk mencegah varian Omicron dari CDC:

1. Dua atau lebih lapisan bahan yang mudah untuk bernapas.

2. Cakupan lengkap untuk hidung dan mulut Anda.

3. Pas di wajah Anda tanpa celah.

4. Memiliki kawat hidung untuk mencegah udara bocor keluar dari bagian atas masker.

5. Nyaman untuk digunakan

William Schaffner, spesialis penyakit menular dan profesor di Vanderbilt University School of Medicine, mengatakan masker kain bagus untuk digunakan, namun tidak bisa hanya mengandalkan masker saja.

CDC merekomendasikan untuk tidak memakai masker yang terbuat dari kain yang membuat sulit bernapas maupun masker dengan katup atau ventilasi pernafasan.

Sebuah studi yang baru saja diterbitkan dalam jurnal Science menganalisis data dari 342.183 orang dewasa di Bangladesh. Penelitian tersebut menemukan, masker bedah 95 persen efektif menyaring partikel virus, dibandingkan dengan 37 persen untuk masker wajah kain.

Mandy Cohen, Sekretaris Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Carolina Utara, juga mendesak orang untuk memakai masker tingkat medis untuk mencegah varian Omicron.

Masker tingkat medis sangat baik untuk perlindungan lebih. Masker kelas medis tersebut seperti masker bedah, masker prosedural, masker KN95 atau N95.

Para ahli sebagian besar setuju bahwa mengenakan masker N95 atau KN95 adalah pilihan terbaik, terutama jika di tengah keramaian. Mengutip dari Miamiherald.com, double masking juga dapat meningkatkan perlindungan apabila tidak bisa menggunakan masker N95 atau KN95.

VALMAI ALZENA KARLA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.