admin December 26, 2019

Tidak hanya orang dewasa, balita pun bisa terkena virus pilek. Pilek merupakan virus yang mudah menular terutama pada balita yang daya tahan tubuhnya masih belum sempurna. Itu sebabnya sering kali saat sedang pilek, orang dewasa tidak diperbolehkan berdekatan dengan balita.

Saat balita Anda terkena pilek sering kali terpikir untuk memberikan obat pilek untuk bayi yang aman. Ini didorong oleh rasa tidak tega melihat si kecil rewel saat sedang pilek. Namun sebelum memberikan obat, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan. 

Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memberi Bayi Obat Pilek

  1. Label Kemasan pada Obat

Pastikan Anda membaca label kemasan dan mengikuti petunjuknya dengan benar. Perhatikan efek samping yang tertulis di label informasi. Jika untuk balita sepertinya Anda tidak perlu mencari obat pilek ampuh yang tidak ngantuk. Sebab pada dasarnya saat terkena pilek, anak Anda membutuhkan istirahat yang cukup. Berikan obat dengan zat aktif yang sesuai dengan gejala si kecil.

  1. Tidak Boleh Sembarangan Memberi Tambahan Obat

Jangan berikan obat tambahan seperti pereda nyeri atau obat apapun ketika memberikan obat pilek. Kecuali jika Anda sudah mendapat izin dari dokter. Berikan obat yang sesuai dengan gejala yang dialami.

  1. Hubungi Dokter untuk Balita di Bawah 2 Tahun

Untuk balita di bawah usia 2 tahun, Anda harus mendapat petunjuk khusus dari dokter anak untuk memberikan obat.

  1. Berikan Dosis Sesuai dengan Takaran

Jangan meningkatkan dosis obat dari yang terdapat pada petunjuk di dalam kemasan. Memberikan obat yang tidak sesuai dosis berbahaya bagi si kecil.

  1. Jangan Gunakan Obat untuk Orang Dewasa

Hanya beri balita Anda obat untuk balita, jangan memberikan obat untuk dewasa. Masing-masing obat memiliki dosis yang berbeda.

  1. Konsultasikan dengan Dokter

Berkonsultasilah kepada dokter anak saat akan memberikan obat polek kepada si kecil. Pelajari kandungan yang terdapat pada obat melalui dokter tersebut

  1. Jangan Sembarangan Menggunakan Takaran

Gunakan takaran yang benar atau yang sudah disediakan. Jangan memberikan obat yang tidak sesuai dengan takaran karena berbahaya

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*